Kamu tentu paham untuk urusan perpisahan aku yang paling tidak professional. Terlebih beberapa hari terakhir begitu banyak orang yang memutuskan untuk pergi.
Kalau ternyata aku sedih, itu pertanda bahwa Aku telah menyisihkan satu ruang di hatiku untuk kau tempati.
Bagaimana pun setiap perjumpaan selalu satu paket dengan perpisahan. Nyatanya, aku tak dapat menahanmu untuk tetap tinggal, maka cara terbaik menyikapi pamit dari mu adalah dengan melapangkan hati.
Teriring doa dariku untukmu. Semoga Tuhan senantiasa menjagamu dan melimpahi dirimu dengan keberkahan.

No comments:
Post a Comment