Tuesday, 17 October 2017

The Last Days of Being a Radio Announcer

Setiap perjumpaan selalu satu paket dengan perpisahan. Oleh karenanya tak perlu mencintaiku dengan teramat ataupun membenci hingga terlampau.
Sederhana saja. Sebab yang berlebihan nggak baik buat kesehatan.
-megaza

Friday, 7 July 2017

Bila Al-Qur'an Senantiasa di Hati

Bila Al-Qur'an senantiasa di hati,
Saat berkeinginan sesuatu,
Al-Qur'an akan menuntunnya kepada keinginan yang berkah.

Bila Al-Qur'an senantiasa di hati,
Saat galau mengelu-ngelu,
Al-Qur'an melipur laranya dengan amat menyejukkan.

Bila Al-Qur'an senantiasa di hati,
Saat takut menyelubung rasa,
Al-Qur'an akan menentramkan,
menjawab dengan janji perlindungan dari-Nya Yang Maha Kokoh

Bila Al-Qur'an senantiasa di hati,
Saat lelah dan ingin menyerah,
maka Al-Qur'an dari Yang Maha Perkasa
akan menguatkan lahir maupun bathin.

Sungguh beruntung yang memiliki hati
yang senantiasa diisi Kalamulloh Al Quran karim.


Monday, 17 April 2017

Fitrah (Part 1 of 6)

Kepada Musafir, ditanyakan padanya
Mengapa ia mengembara jauh?
Sebab fitrahnya, Tuhan itu satu
Namun ketamakan manusia membuat mereka tak cukup
ber Tuhan satu
Kini wajah Tuhan 1001 jenisnya

Demikianlah sang Musafir
Kaki-kakinya melangkah jauh
hanya untuk dapat kembali
kepada panyembahan yang haqiqi

Wednesday, 1 March 2017

Kemanusia Itu Membosankan!


Kemanusiaan itu membosankan. Melelahkan. Rasanya tak pernah habis stok persoalan tentang kemanusiaan.
Betapa banyak dari kita yang dulu berkoar-koar tentang kemanusiaan namun beberapa dari kita akhirnya memilih diam bak dibungkam. Boleh jadi karena persoalan kemanusiaan yang tak kunjung berakhir, jeritan-jeritan yang tak pernah didengar, lantas kita lelah, lalu kita bosan, kemudian diam-diam memilih untuk hengkang ke belakang, mundur lalu kabur.

Kemanusiaan itu melelahkan dan membosankan, bagi sebagian kita yang hanya menjadikan kemanusiaan untuk memadatkan jadwal kegiatan. Apalagi bagi sebagian kita yang hanya sekadar menjadi penonton. 

Namun bagi sebagian yang lain, masih saja ada yang bersiteguh. Setiap gerak, langkah, dan lelah, mereka alirkan untuk menyuarakan kemanusiaan. Mereka pun mungkin bosan, benar rasanya jika mereka lelah, namun mereka memilih untuk tetap bertahan. Sebab mereka yang bertahan adalah mereka yang mengambil bagian. Mereka yang bertahan tahu betul apa yang mereka suarakan. Mengerti mengapa harus terus digaungkan. Mengerti mengapa harus tetap diperjuangkan.
Semoga menjadi amal yang memberatkan timbangan pahala mereka kelak. Aamiin.

Saturday, 7 January 2017

Paduka Maha Penyayang


Allah Ya Rahman, Paduka Maha Penyayang
Tak kan biarkan hambanya selalu di ambang kepiluan
Ada kabar gembira yang akan Paduka hadiahkan.
 ***
Adikku sayang, malam bila telah sempurna kegelapannya
akan terbit cahaya yang kemilau. Bersabarlah.

[Definisi] Selesai Dengan Diri Sendiri