Wednesday, 3 February 2016

Kado Malam Tahun Baru

Bolehkah kudapatkan hadiah malam tahun baru?
aku hanya ingin melihat langit yang syahdu tanpa petasan yang memburu.
Jadi biarkan ia natural memesona dengan bintang-bintang yang saling menyapa,
tanpa harus melemparinya dengan kembang api yang membuatnya terlihat istimewa,
Ia sudah cukup menawan dengan senyuman sang rembulan.

Dapatkah kudapatkan hadiah malam tahun baru?
Aku tak ingin suara terompet dan sirine yang terdengar begitu meriah.
Cukup suara angin malam dan kerikan para jangkrik yang terdengar khidmat dan serempak. 

Tak perlu juga sorak sorai gempita tahun baru. 
Aku lebih mencintai suara gemericik air yang merdu.

Boleh kudapatkan hadiah malam tahun baru?
Aku, bersamamu, dan juga mereka, tak perlulah mengikuti hura-hura tahun baru.
Dari pada uang terhambur aku lebih ingin kita bertafakur,
Merenungi perjalanan setahun terakhir yang telah kita lewati,
dan memanjatkan pengharapan untuk tahun depan.

Tenimbang merasakan riang gempita sorak soray tahun baru,
aku lebih ingin menikmati tangis yang haru saat bermunajat kepadaNya

[Definisi] Selesai Dengan Diri Sendiri