Saturday, 21 December 2013

"HAJAR ASWAD MERUPAKAN SUPERKONDUKTOR"

"SEKIRANYA ORANG2 ISLAM BERHENTI MELAKSANAKAN SHOLAT DIMUKA BUMI INI, MAKA AKAN TERHENTILAH PERPUTARAN BUMI INI KARENA ROTASI DARI SUPERKONDUKTOR YANG BERADA DI MEKKAH - SAUDI ARABIA, TIDAK LAGI MEMANCARKAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK YANG BERSIFAT GAMMA. DALAM ILMU FISIKA, SUPERKONDUKTOR BUMI BERADA DI MEKKAH DAN KUMPARAN2 LISTRIKNYA ADALAH KARENA SHOLATNYA ORANG2 ISLAM. SUNGGUH KITA BERHUTANG BESAR KEPADA ORANG ISLAM KARENA DENGAN TAAT DAN TEPAT WAKTU MENJAGA SUPERKONDUKTOR ITU". (PROF. LAWRENCE E. JOSEPH - F.L. WHIPPLE)



 (sebelumnya catatan ini saya buat dari hasil copast pada sumber yang saya cantumkan di bawah. jadi bukan asli tulisan saya. saya hanya membantu menyebarkan supaya tulisan ini bisa bermanfaat. terutama bagi pembaca :P )

Dari hasil penelitian sarjana dari 15 universitas dunia membuktikan bahwa Hajar Aswad adalah batu meteor yang memiliki kadar logam tinggi, yaitu 23.000.000 kwkc = 23.000 kali baja didunia ini. Hajar Aswad memiliki konduktifitas sangat tinggi dibandingkan segala macam platina yang difungsikan orang untuk keperluan penghantar listrik lainnya. Faktor penyebab besarnya gelombang elektromagnetik Ka'bah dikarenakan orang bertawaf. Kenapa orang yang bertawaf menyebabkan timbulnya gelombang elektromagnetik ? Lantas apa kaitanya dengan do'a yang mustajab ? Sesungguhnya setiap perbuatan manusia selalu menghasilkan gelombang elektromagnetik . Gelombang itu selalu memancar pada setiap manusia yang sedang melakukan apapun. Baik berkata, berfikir apalagi sedang melakukan aktifitas fisik. BADAN MANUSIA MEMANCARKAN ENERGI ELEKTROMAGNETIK !. Karena tubuh manusia merupakan kumpulan BIO ELEKTRON yang selalu berputar-putar didalam orbitnya disetiap atom-atom penyusun tubuh manusia. Ketika kita berkata maka kita sedang memancarkan frekwensi 20.000 hertz/detik. Ketika kita berbuat sesuatu maka manusia memancarkan 10 pangkat 14 hertz/ detik. Yang mana semua itu dapat dideteksi dengan menggunakan alat modern EEG (electric enchephalo graph). Disisi lain ternyata jutaan orang yang bertawaf mengelilingi Ka'bah mengahasilkan energi besar.

Dari mana asalnya ? Didalam ilmu fisika kita mengenal suatu kaidah yang disebut KAIDAH TANGAN KANAN (jika ada sebatang konduktor dikelilingi oleh listrik yang bergerak berlawanan arah jarum jam, maka di konduktor itu akan muncul medan gelombang elektromagnetik). Dan perlu diketahui, bahwa tawaf di Ka'bah adalah berputar mengelilingi Ka'bah dengan berlawanan arah putaran jarum jam. Manusia memiliki kumpulan muatan listrik yang dibawa oleh milyaran bio elektron keseluruh tubuh. Dengan jalan tawaf, maka Ka'bah khususnya Hajar Aswad akan terjadi medan elektromagnetik yang mengarah ke atas dan HAJAR ASWAD ITU BERFUNGSI SEBAGAI SUPER KONDUKTOR. Perumpamaan ini seperti penyiar radio didepan mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan kilometer suara siarannya. Kenapa ? Karena energi suara itu"diangkut"oleh gelombang elektromagnetik dan itu akan sampai kehadirat Allah azza wajalla. Itulah kenapa orang Islam harus menghadap Ka'bah (Kiblat) dalam sholat. Disamping sebagai bukti ketaatan kepada pencipta alam semesta sekaligus penyelaras dunia ini, Ka'bah adalah rumah suci yang pertama dibangun diatas dunia ini bahkan sudah ada sejak nabi Adam a.s. dan diteruskan oleh nabi-nabi setelahnya hingga sekarang. Beberapa astronot setelah mengangkasa sering melihat suatu sinar yang teramat terang memancar dari bumi dan setelah diteliti ternyata bersumber dari baitullah Ka'bah. Hal itu tidak dapat dipungkiri seperti yang tertuang dalam buku Encyciclopedia Americana menulis :
"SEKIRANYA ORANG2 ISLAM BERHENTI MELAKSANAKAN SHOLAT DIMUKA BUMI INI, MAKA AKAN TERHENTILAH PERPUTARAN BUMI INI KARENA ROTASI DARI SUPERKONDUKTOR YANG BERADA DI MEKKAH - SAUDI ARABIA, TIDAK LAGI MEMANCARKAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK YANG BERSIFAT GAMMA. DALAM ILMU FISIKA, SUPERKONDUKTOR BUMI BERADA DI MEKKAH DAN KUMPARAN2 LISTRIKNYA ADALAH KARENA SHOLATNYA ORANG2 ISLAM. SUNGGUH KITA BERHUTANG BESAR KEPADA ORANG ISLAM KARENA DENGAN TAAT DAN TEPAT WAKTU MENJAGA SUPERKONDUKTOR ITU". (PROF. LAWRENCE E. JOSEPH - F.L. WHIPPLE)

Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.)
“Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa - beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.”
Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan”
“Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia: Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini.
“Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.
Dia adalah Muhammad (SAW). Dialahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antarsuku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan ke keagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.”

Tulisan ini bisa menjawab fitnah & tuduhan jahiliyah yg tak didasari ilmu pengetahuan ; yaitu mengapa kaum Muslimin shalat ke arah kiblat dan bahwa umat Islam di anggap menyembah Hajar Aswad.
Yang tak ketinggalan, adalah misteri, apa yang membuat Hajar Aswad tetap berbau harum selama ribuan tahun?
Wallahu a'lam, hanya Allah Yang Maha Tahu...



OBSESI

"Seberapa yakinkah kita bahwa obsesi kita dapat mengantarkan kita pada keberartian, pada kepuasan batin sebagai seorang hamba yang briman. dan puncaknya pada pengharapan kita akan surga Allah."

Obsesi yang kita bangun seharusnya dimuarakan untuk mengharap ridho Allah, surga dan ampunannya. Untuk itu kita perlu menimbang ulang dan memetakan obsesi kita.
  • Seberapa Dekat ia dengan Kewajiban.  

           Sebab, seperti kata salafus shalih "Tidak akan diterima amal sunnah kecuali setelah ditunaikanya amalan yang wajib". Namun, jangan khawatir tidak mendapat tempat untuk mengaktualisasika diri. Ada begitu banyak pekerjaan yang wajib secara dzatnya.Ada pula yang menjadi wajib karena ia syarat tertunaikannya kewajiban yang lain. Dengan ukuran ini setiap pekerjaan di sektor apapun , juga setiap peran di sisi apapun selama itu halal memiliki kadarnya tersendiri dari segi kedekatannya dengan kewajiban.
  • Seberapa Luas ia dalam Memberi Manfaat.


              Semakin banyak orang yang bisa mengambil manfaat dari peran itu, tentu makin baik. ini selaras dengan sabda Rasulullah ahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling memberi manfaat bagi manusia lain. Mafaat yang luas , bisa juga terkait dengan seberapa banyak populasi orang yang dapat mengambil manfaat dari peran tersebut. Ini benar-benar obsesi yang menarik untuk dipikirkan oleh seorang muslim. Pada setiap pilihan obsesi orang bisa merasakan betapa bila bisa memberi manfaat pada lebih banyak orang , maka akan jadi kebahaiaan tersendiri yang tidak akan ia rasakan bila memberi manfaat pada sedikit orang.
    • Seberapa Strategis ia Sebagai Fungsi.

              Sebuah peran yang ingin kita ambil  untuk mewdahi obsesi-obsesi kita layak dilihat dari seberapa strategis peran itu sebaai fungsi. Peran-peran strategis membutuhkan keahlian dan kapasitas yang tidak biasa-biasa saja. peran-peran strategis ini adalah tempat berlabuhya orang-orang besar.
    Nabi Musa semula tidak ingin melayani tantangan Firngaun untuk membuktikan adanya Tuhan yang benar. Namun begitu Firngaun setuju untuk melakukan tanding dengan disaksikan ribuan rakyatnya, Musa setuju. Sebab, diitu ada peran yang sangat strategis untuk menyampaikan kebenaran bagi orang-orang Bani Israil.
    • Seberpa Awet ia Secara Usia

             Inilah yang sering kita sebut sebagai amal jariah. ini wadah yang cocok bagi mereka yang berobsesi untuk menanamkan kebaikan tidak hanya untuk dirinya namun juga untuk orang lain. tidak pula hanya bermanfaat ketika ia masih hidup juga tetap bermanfaat ketika ia telah mati. hal itu karena obsesi kita menjadi warisan bagi generasi kita selanjutnya. sehingga generasi kita selanjutnya yang akan melanjutkan.
    • Seberapa Kuat ia Memberi Kepuasan Terhadap Jiwa
            Mungkin hal ini terkesan subjektif atau bersifat selera, namun hal itu bukan merupakan suatu hal yang di larang. hal itu dapat kita bingkai dalam rangka berlomba-lomba dalam kebaikan dan memohon balasan Allah. Umar bin Abdul Aziz betapa ia memiliki jiwa yang obsesif, bila telah mencapai suatu prestasi ia ingin mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi. Begitu selanjutnya hingga obsesi yang tersisa hanya satu yaitu masuk surga.

    Bila telah terpilih maka selanjutnya gapailah osesi terus dan terus hingga hanya kematian yang bisa menghentikan.

    Wednesday, 3 April 2013

    AKSI HARI IBU :)

    KELUARGA ADALAH TEMPAT UNTUK MEMADU KASIH,,
       AKSI HARI IBU,,,, :)





     

     


     


     


     


    Add caption

    BERBAKTI UNTUK BANGSA :)

    indonesia,,,disini kami mulai merintis pembanguna-pembangunan kecil. semoga kelak, kami dapat membangun indonesia tercinta.
    BAKTI UNTUK NEGERI

     


     

    Saturday, 23 March 2013

    Tahajud Cintaku

    Maha Anggun Tuhan yang mencipakan hanya kebaikan
    Maha Agung Ia yang mustahil menciptakan keburukan

    apakah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya
    kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya tak di terima

    kecuali kesucian tidaklah Tuhan berikan kepada kita
    kotoran adalah kesucian yang hakikatnya tak terpelihara

    katakan kepadaku apakah neraka itu kufur dan durhaka
    sedang bagi keadilan hukum, ia menyediakan dirinya

    kemanapun memandang yang tampak ialah kebenaran
    kebatilan adalah kebenaran yang tak di beri ruang

    Maha Anggun Tuhan yang menciptkan hanya kebaikan
    suapi ia makanan agar tak lapar dan berwajah keburukan

    Tuhan kekasihk tak mengajati apapun kecuali cinta
    kebencian tak ada kecuali cinta kau lukai hatinya.

    SAHABAT


    Allah panggil jiwa yang tenteram
    untuk kembali ke penyembahan
    dalam keadaan rela dan direlakan(*)

    hari ini bumi menangis,
    turul berduka atas kesedihan hati el-kekasih,



    17 tahun genap 1 hari yang lalu,
    simbolistik dari kedewasaan yang sebenarnya lebih dahulu menua
    ketimbang umur..
    hingga Allah menghadiahkan beban perjuangan
    sebagai kado istimiwanya.

    Pulang Kembali.

    Ku pijakkan kaki ini
    Ku mulai langkah awal dengan pasti
    Ku mantapkan hati
    Lalu, dengan berani aku berlari

    Tiba-tiba aku terhenti
    Oleh pertanyaan tak bertepi.
    “Kemanakah diri selama ini?”

    Kini aku mengerti,
    tak cukup sekedar keyakinan hati.
    Harus iman kepada Tuhan,
    sebagai pondasi.
    Maka, mulai saat ini,
    Aku berbenah diri,
    untuk pulang ke jalan Ilahi.

    Friday, 22 March 2013

    Kita Untuk Mimpi

    Ada waktu untuk menangis
    Ada waktu untuk tertawa
    Ada waktu untuk bersedih
    Ada waktu untuk bahagia

    Semua status itu telah di gariskan dalam kronologi cerita
    dengan Tuhan sebagai Adminnya

    KIndati nantinya bukan harapankita
    yang menjadi nyata,
    biarlah kita terus terbang tinggi
    menggapai bintang-bintang di angkasa.

    kalaupun terjatuh
    "bukannya kita sudah sering terjatuh?"

    Esok biarlah menjadi esok.
    Kita takkan mendahului nasib kita hari ini
    katamu,
    "bermimpilah setinggi langit,
    kalau terjatuh siapa tahu kita akan mendarat
    di salah satu bintang di angkasa?"

    Hari ini kita akan bertempur habis-habisan
    untuk mimpi kita esok hari,
    sahabatku, ingatlah!
    "Hiduplah dengan mimpi bukan dalam mimpi."

    "the queen of dream"

    [Definisi] Selesai Dengan Diri Sendiri