Beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan yang sama, seperti saat saya mengobrol dengan seseorang.
"Mbaknya Trainer, kok sering naik kereta api?"
*&$%#@?
"Loh, apa hubungannya, Pak? hehehe"
Ternyata si Bapak ini kemarin baru saja naik kereta api untuk yang pertama kali sak keluarga. Wah, hehehe jangan-jangan gara-gara sering liat statusku pas lagi di kereta ya, Pak? Ketahuan banget deh suka apdet status.
Tapi emang bener sih, satu tahun terakhir ini dari yang semula lebih sering naik motor kalau keluar kota sekarang memilih untuk naik kereta. Mungkin karena sudah semakin berumur, udah kayak embah-embah yang masuk anginan kalau kena udara dikit. Dulu sih pertimbangannya agar mobilitas lebih mudah kalau naik motor. Tapi sekarang kan udah ada Bang Ojol. hehehe
Bagi saya pribadi sih, kereta adalah tempat peristirahatan yang sederhana. Apalagi kalau sehabis ada aktivitas kejar tayang. Perjalanan di kereta bisa jadi tempat unik, nyaman, dan waktu efektif untuk tidur.😅
Puluhan bahkan ratusan orang beristirahat dalam luas ruang yang cukup jembar. Massal bergerak di satu titik, tapi disisi lain, privat di tumpuan kursi masing-masing.
Satu sama lain mengobrol, beberapa diantaranya terlelap, ada yang tak mau ketinggalan untuk cekrak-cekrek dan apdet status, mainan ponsel, mengerjakan pekerjaan baik suka atau terpaksa, memikirkan sesuatu, melamunkan seseorang yang di sayang, atau mempertanyakan dirinya sendiri. -- di mana kereta ini akan singgah? ke mana hati ini akan berlabuh? apa tujuan hidup yang sedang aku kejar?
(wahh.. naik kereta ternyata ribed, ya, Meg. wkwkwk)
Bagi saya, ruang terbuka, kendaraan umum, orang massal, adalah sumber ilmu yang sangat luas. Ada sedemikian banyak pembelajaran yang bisa kita dapat. Baik saat itu atau nanti-nanti kalau sudah lewat. Dari anak-anak, kakek-kakek, orang tua, pemuda.Yang keliatan kaya, atau sederhana,yang seperti orang kantoran, atau pekerja lepas, yang bersama keluarga, ada berjalan sendirian. Yang bercerita atau khusyuk dalam diam. Di masjid, di lapangan, di pasar bahkan toilet umum. Masing-masing menyajikan pelajaran yang berbeda.
Sangat menyenangkan belajar dari mereka.
Semua yang datang akan kembali pulang. Entah setelah itu hilang atau terabadikan dalam kenangan.


