Teruntuk kalian, adik-adikku di komunitas-komunitas NRI, adik-adik Mentoringku dan adik-adikku di Bimbel...Kau tau, Dek? Bahwa setiap kali membersamaimu saya berfikir sebenarnya bukan saya yang kemudian mendampingi, bukan saya yang kemudian memberi. Melainkan sayalah yang lebih banyak mendapatkan.
Mendapatkan cinta kalian untuk bisa kembali ditebarkan. Mendapatkan kepercayaan kalian untuk belajar memberi kesempatan. Mendapatkan semangat dari mata kalian yang berbinar-binar. Mendapatkan energi dan pengingat untuk selalu dalam lingkaran kebaikan ini.
Lusa kemarin, saat datang terlambat menemui kalian, seorang adek berbisik ke saya,
"Tenang deh kalau ada Mba Mega. Aku tenang Mba... "
Saya diam. Bukan speechless karena hanyut oleh bisikkannya. Tapi karena saya teramat kagum dengan cara Tuhan mempertemukan kami.
Ahh.. Kau tak tahu kan, dek? Berapa kali hati ini merapali namamu agar engkau datang . Berapa kali saya menitipkan harap pada Tuhan agar engkau bisa turut melingkar. Tentu bisa engkau bayangkan setenang apa hati ini saat melihat engkau menyudutkan senyum dibibirmu itu.
Begitupun barangkali, pengharapanmu adalah doa yang telah mengetuk pintu langit. Sehingga Allah dengan ijinnya meringankan langkah kaki ini untuk menjumpaimu. Menjumpai kalian.
Hal ini menyadarkan saya dari keangkuhan. Bahwa bukan karena legitimasi saya kalian hadir, bukan karena saya kalian bergerak, tapi karena Tuhan yang mengijinkannya. Karena ijinNya kalian bergerak.
Sama seperti bukan karena kemampuan saya, saya bertahan membersamai kalian di jalan ini.
Namun barangkali ijinNya ada sebab doa dan pengharapan kalian yang telah mengetuk pintu langit.
***
Entah dari siapa saya mendapatkan nasihat ini. Bahwa, jangan pernah meninggalkan 3 hal.
1. Berdoa
2. Mendoakan
3. Minta di doakan.
Sebab, boleh jadi engkau mampu bertahan di jalan ini hingga sekarang bukan karena kemampuanmu. Tapi karena doa-doa orang lain yang telah mengetuk pintu langit.
#30haribercerita
