Saturday, 23 March 2013

SAHABAT


Allah panggil jiwa yang tenteram
untuk kembali ke penyembahan
dalam keadaan rela dan direlakan(*)

hari ini bumi menangis,
turul berduka atas kesedihan hati el-kekasih,



17 tahun genap 1 hari yang lalu,
simbolistik dari kedewasaan yang sebenarnya lebih dahulu menua
ketimbang umur..
hingga Allah menghadiahkan beban perjuangan
sebagai kado istimiwanya.



tapi, bukan itu sebenarnya yang ingin Allah berikan,;
yang terlihat kadang bukan yang sebenarnya,
ada makna dan tujuan lain di balik kronologi peristiwa.
Allah ingin menjadikannya orang besar,
bukankah orang besar lahir dari beban perjuangan?

tegarlah bak batu karang,
yang tiada goyah oleh ombak dilautan.
dan ikhlas dengan kepupusannya dalam
manisnya iman kepada sang Khaliq.

Yang pergipun merasa tenteram.
karena sebelumnya, ia diantar oleh kereta cinta kasih dan perjuangan
Namun, musnalah semua
bila cinta kasih dan perjuangan
yang menghantarkannya
lenyap ketika ia hampir sampai ke tempat tujuan.
kini, terdamparlah ia di antrian panjang,

sahabatku,
ibumu mencintaimu karena Allah.
aku mencintaimu karena Allah,
semestapun mencintaimu karena Allah.
karena engkau,
hatimu bagai embun  yang
merunduk tawadhu di pagi hari,
jiwamu bagai karang yang tegar oleh deburan ombak
(*)Emha A.N.

"the queen of dream"
.

No comments:

[Definisi] Selesai Dengan Diri Sendiri