Kemanusiaan itu membosankan. Melelahkan. Rasanya tak pernah habis stok persoalan tentang kemanusiaan.
Betapa banyak dari kita yang dulu berkoar-koar tentang kemanusiaan namun beberapa dari kita akhirnya memilih diam bak dibungkam. Boleh jadi karena persoalan kemanusiaan yang tak kunjung berakhir, jeritan-jeritan yang tak pernah didengar, lantas kita lelah, lalu kita bosan, kemudian diam-diam memilih untuk hengkang ke belakang, mundur lalu kabur.
Kemanusiaan itu melelahkan dan membosankan, bagi sebagian kita yang hanya menjadikan kemanusiaan untuk memadatkan jadwal kegiatan. Apalagi bagi sebagian kita yang hanya sekadar menjadi penonton.
Namun bagi sebagian yang lain, masih saja ada yang bersiteguh. Setiap
gerak, langkah, dan lelah, mereka alirkan untuk menyuarakan kemanusiaan.
Mereka pun mungkin bosan, benar rasanya jika mereka lelah, namun mereka
memilih untuk tetap bertahan. Sebab mereka yang bertahan adalah mereka
yang mengambil bagian. Mereka yang bertahan tahu betul apa yang mereka
suarakan. Mengerti mengapa harus terus digaungkan. Mengerti mengapa
harus tetap diperjuangkan.
Semoga menjadi amal yang memberatkan timbangan pahala mereka kelak. Aamiin.
Semoga menjadi amal yang memberatkan timbangan pahala mereka kelak. Aamiin.

No comments:
Post a Comment